"Kita sudah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru dengan pihak Polda Riau terkait adanya oknum polisi yang menyerang pos dan mengeroyok anggota kita," kata Kepala Satuan (Kasat) Satpol PP Pekanbaru, Zulfami Adrian dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (1/12/2015).
Zulfami menjelaskan, dalam penyerangan itu kaca pos Satpol dipecah. Tiga anggota Satpol mengalami luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulfami menjelaskan, peristiwa penyerangan ini berawal adanya pengamanan 21 orang warga. Dari jumlah itu 3 orang di antaranya wanita. Mereka diamankan pukul 23.00 WIB di tiga lokasi, yakni di Stadion Utama, arena Purna MTQ, dan taman kota.
"Mereka diamankan karena tidak memiliki kartu identitas. Dibawa oleh tim Patroli ke kantor dan diberikan pengarahan serta di buat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi. Kita bekerja berdasarkan Perda," kata Zulfami.
Malam itu, kata Zulfahmi, tidak ada masalah apapun. Karena seluruh yang diamankan sudah dipulangkan. Tapi entah mengapa, kemungkinan di antaranya ada yang melapor ke pihak keluarganya yang merupakan anggota Polda Riau.
"Jadi saat diamankan tidak ada masalah, dan mereka sudah kita lepas. Namun kantor kita didatangi setelah yang kita amankan dilepas," kata Zulfami. (cha/try)











































