Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun reruntuhan bangunan rumah itu dan sejumlah barang berharga jatuh ke sungai.
Pemilik rumah itu yakni M Dani dan Sihabuddin. Saat kejadian, Sihabuddin serta keluarganya sedang tak berada di rumah. Begitu juga dengan Dani yang saat itu sedang menarik becak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dani sudah 40 tahun tinggal di sana. Selama ini, dia tak pernah mengalami hal yang seburuk itu.
"Sebelum rumah ambles, air sungai tergolong tak parah. Malah pernah sungai meluapnya lebih parah dari ini namun nggak pernah ambruk," ucapnya sedih.
Akibat kejadian ini, ia berharap mendapat sumbangan dari masyarakat. Ia meletakkan baskom di pinggir jalan dekat rumahnya yang sudah ambles.
Sebelumnya, pada Senin (30/11) pagi hujan mengguyur Kota Medan hingga siang. Akibatnya sejumlah kawasan terendam banjir. Bahkan, beberapa hari lalu banjir sempat merendam 6 ribu rumah dengan kedalaman 1-2 meter.
(nwy/nwy)











































