Sidang MKD DPR Ada yang Gebrak Meja, Mending Terbuka Saja Biar Ditonton Rakyat!

Sidang MKD DPR Ada yang Gebrak Meja, Mending Terbuka Saja Biar Ditonton Rakyat!

Salmah Muslimah - detikNews
Selasa, 01 Des 2015 08:35 WIB
Sidang MKD DPR Ada yang Gebrak Meja, Mending Terbuka Saja Biar Ditonton Rakyat!
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR terkait Setya Novanto ramai diperbincangkan. Selain soal manuver sejumlah anggota MKD, ada juga insiden gebrak meja. Entah karena apa meja itu digebrak, dan entah siapa juga yang menggebraknya.

Pastinya sidang MKD DPR kali ini amat ditunggu publik. Kehormatan DPR ada di tangan MKD, mampukah para pimpinan dan anggota MKD membuat keputusan yang benar dan sesuai etika?

Lepas dari soal sidang MKD yang kabarnya akan diperdengarkan juga rekaman dugaan pencatutan serta pemanggilan saksi-saksi, baiknya juga dilakukan keterbukaan. Jadi sidang MKD benar-benar dibuka untuk publik. Biar tahu juga siapa membela siapa, dan siapa yang main gebrak meja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga Selasa (1/12/2015) tercatat sudah ada 41 ribu orang mendukung petisi 'Ayo dukung Sidang MKD DPR RI terbuka!' di laman change.org. Dijelaskan kalau petisi itu dibuat atas kerjasama Gerakan TurunTangan Medan dengan alumni Sekolah Antikorupsi (SAKTI) Indonesia Corruption Watch tahun 2015 yang terdiri dari : Suryo Bagus Tri H, Febri Maulana, Reinhard Yeremia, Mustika Hans, Ulfa Umayasari, Carlos Fernando, Hanna Septiana, Jalaluddin, Lizka Fauziah, Alex Karci Kurniawan, Hening Kartika Nudya, Judith Chanutomo, Sartika Mustari, Indra P, Dwi viviani, Egi Primayogha, A. Aswar, A. Muh. HIdayat, Kurnia Ramdhana, Safrin Salam, Wana Alamsyah, Ayu Rachmaningtiyas, Asri Tri Undari, Dewi Anggraini, Almas Sjafrina, Siti Juliantari Rachman, Aradila Caesar, Tibiko Zabar, dan Lalola Easter.

"Sidang terbuka adalah jalan yang baik bagi pengembalian nama baik institusi legislatif Indonesia. Baru saja Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI permasalahan pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla oleh Setya Novanto tentang permintaan saham PT Freeport Indonesia.

Mari kita dukung agar sidang MKD DPR RI menjadi sidang terbuka dan bisa dilihat seluruh rakyat Indonesia".

Petisi ini juga mengajak agar masyarakat ikut mendukung agar menyuarakan sidang MKD dilakukan terbuka. "Indonesia bermasalah bukan karena banyaknya orang jahat, tapi karena orang-orang baik memilih diam dan mendiamkan," demikian tulisan di bagian akhir petisi.

(dra/dra)


Berita Terkait