Anggota MKD dari FPD Berjanji Akan Objektif Jika Voting Kasus Setya Novanto

Anggota MKD dari FPD Berjanji Akan Objektif Jika Voting Kasus Setya Novanto

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 01 Des 2015 06:53 WIB
Anggota MKD dari FPD Berjanji Akan Objektif Jika Voting Kasus Setya Novanto
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan melanjutkan sidang terkait kasus yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto nanti siang. Kemungkinan akan ada voting untuk menentukan apakah sidang akan berlanjut atau tidak, mengingat sebelumnya sempat terjadi deadlock selama 3 jam.

Jika voting dilakukan, maka anggota dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) adalah penentu. Saat ini ada 2 orang anggota MKD yang berasal dari FPD.

Salah satu anggota MKD dari FPD Darizal Basir berjanji akan mengambil keputusan yang objektif jika voting dilakukan. Janji itu dia ucapkan sesuai dengan agama yang dia anut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insya Allah (akan objektif)," ucap Darizal kepada detikcom, Senin malam (30/11/2015).

Dia juga menganggap voting tersebut sangat mungkin dilakukan bila tidak ada kesepakatan. Tetapi dia tak menegaskan lebih lanjut apakah akan mendukung kelanjutan sidang atau tidak.

"Bila tadi tidak ada kesepakatan atas rencana sidang, ya mungkin akan terjadi voting," kata Darizal.

Komposisi fraksi DPR pendukung pemerintah dan KMP di MKD akan menentukan. Di MKD, anggota fraksi pendukung pemerintah ada 8 orang (PDIP 3, NasDem 1, PKB 1, Hanura 1, PAN 2), unggul satu suara dibanding KMP yang hanya punya 7 orang (Golkar 3, Gerindra 2, PKS 1, PPP 1). Namun partai pendukung pemerintah bisa kalah jika 2 anggota Fraksi Partai Demokrat mendukung KMP. Anggota PD di MKD akan jadi penentu.

Selain Darizal, sebelumnya anggota MKD dari FPD Guntur Sasono sudah menyatakan pendapatnya. Tetapi pernyataan Guntur seakan menempatkan FPD di ruang abu-abu.

"Kita tidak berpihak ke mana pun. Kita berpihak pada kebenaran dan kejernihan berpikir. Dalam proses sidang, mana yang bisa kita luruskan, ya kita luruskan," kata Guntur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. (bag/rna)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini