Pertemuan ini digelar tertutup di Gedung Parlemen Australia di Canberra, Senin (30/11/2015) waktu setempat. Tujuan utama pertemuan ini ialah untuk mendorong kerja sama antara Indonesia-Australia lebih cepat.
"Saya sampaikan bagaimana kita ingin meningkatkan kerja sama Indonesia-Australia ini dalam tempo lebih cepat," ucap Irman usai pertemuan dengan Mendag Robb.
Pertemuan berlangsung tertutup |
Sebagai perwakilan daerah, DPD menganggap penting kerja sama antara daerah-daerah di Indonesia dengan wilayah lain di luar negeri. Namun di sisi lain lain, Indonesia harus meningkatkan pembangunan antar wilayah, terutama wilayah Indonesia dengan wilayah luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada keyakinan antara dua negara ini bahwa kita sebagai negara tetangga itu abadi. Kita sampaikan message-nya, hadis nabi, 'Tetangga yang dekat itu diutamakan daripada saudara yang jauh'," tuturnya.
"Kita harus membangun jembatan budaya. Karena negara Barat paling terdekat kan Australia, tapi selama ini kita tidak membangun jembatan budaya ini. Menurut saya itu yang harus dibangun, supaya hubungannya relatif baik," imbuh Irman.
Dalam kunjungan kerja ini, Irman didampingi oleh lima anggota DPD lainnya, yakni yakni Ahmad Subadri dari Provinsi Banten, Hardi Selamet Hood dari Provinsi Kepulauan Riau, Abraham Liyanto dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Eni Sumarni dari Provinsi Jawa Barat, dan Charles Simaremare dari Provinsi Papua.
Pada akhir pertemuan dengan Robb, Irman memberikan souvenir berupa ukiran perak tokoh pewayangan Punakawan kepada Robb. "Ini Punakawan, pahlawan Indonesia. Anda dianggap sebagai pahlawan Australia," ucap Irman kepada Robb saat pertemuan.
Irman memuji Robb sebagai tokoh penting yang mampu membawa delegasi besar 350 pengusaha Australia ke Indonesia, beberapa waktu lalu. "Menteri Perdagangan Australia itu seorang tokoh yang hebat, yang merekatkan hubungan Indonesia dan Australia. Dia sebagai pahlawan ekonomi," jelasnya usai pertemuan.
Pertemuan juga diselingi santap siang bersama |
Usai bertemu Mendag Robb, delegasi DPD RI juga menemui perwakilan Australian Renewable Energy Agency (ARENA). Pertemuan ini membahas soal energi alternatif yang telah banyak diterapkan di Australia dan berkontribusi cukup besar dalam sumber energi negara Kangguru ini.
Malamnya, delegasi DPD RI menghadiri acara makan malam bersama di kediaman Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, di Wisma Indonesia, Canberra. Makan malam berlangsung dengan penuh keakraban. (nvc/bag)












































Pertemuan berlangsung tertutup
Pertemuan juga diselingi santap siang bersama