Ini Alasan DPR Menguji Capim Mepet Dengan Akhir Masa Tugas Pimpinan KPK

Ini Alasan DPR Menguji Capim Mepet Dengan Akhir Masa Tugas Pimpinan KPK

Hardani Triyoga - detikNews
Senin, 30 Nov 2015 22:49 WIB
Ini Alasan DPR Menguji Capim Mepet Dengan Akhir Masa Tugas Pimpinan KPK
Komisi III saat rapat dengan Pansel Capim KPK. Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Sepuluh fraksi setuju nasib 8 calon pimpinan KPK berlanjut ke tahapan pembuatan makalah serta uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Namun, untuk agenda fit and proper, ditetapkan agenda mepet karena hari terakhir bertepatan dengan batas akhir masa bekerja pimpinan KPK saat ini yaitu 16 Desember 2015.

Apa alasan menetapkan agenda fit and proper yang mepet ini?

"Kan satu-satu. Pembuatan uji makalah sepakat, fit and proper juga setuju. Yang penting itu. Di DPR ini harus satu-satu, enggak bisa langsung," ujar Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan usai pleno di Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trimedya menanggapi santai agenda yang mepet ini. Ia optimistis agenda mepet ini bisa diselesaikan dengan ada hasil seleksi.

"Bisa itu. Sudah biasa pemerintah mepet. Bisa lah, enggak masalah," sebut politikus PDIP itu.

Wakil Ketua Komisi III lain, Benny Kabur Harman juga santai menanggapi agenda fit and proper yang mepet ini. Menurutnya tak masalah lebih dari 90 hari atau tiga bulan.

"Enggak ada masalah yang penting untuk selamatkan KPK. Enggak ada masalah," tutur Benny.

Seperti diketahui, 10 fraksi setuju nasib 8 capim KPK berlanjut ke tahapan fit and proper test pada Senin (14/12) sampai Rabu (16/12). Sebelum fit and proper, 8 capim KPK jilid IV ini akan mengikuti uji pembuatan makalah dijadwalkan pada Rabu (2/12) sampai Jumat (4/12).

"Tanggal 2 sampai 4 Desember itu pembuatan makalah. Nah, tanggal 4,5,6 Desember itu pengumpulan makalah. Fit and proper itu 14,15, dan 16 Desember. Endingnya tanggal 16," tutur Anggota Komisi III Dwi Ria Latifah. (hty/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads