Bertemu PM Belanda, Jokowi Bahas Kerja Sama Bangun Deep Seaport Dilanjutkan

Laporan dari Paris

Bertemu PM Belanda, Jokowi Bahas Kerja Sama Bangun Deep Seaport Dilanjutkan

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 30 Nov 2015 19:12 WIB
Bertemu PM Belanda, Jokowi Bahas Kerja Sama Bangun Deep Seaport Dilanjutkan
Foto: Presiden Jokowi bertemu dengan PM Belanda Rutte didampingi Menlu Retno. Foto: dok. Tim Komunikasi Presiden
Jakarta - Di sela-sela acara Conference of Parties (COP) 21 atau KTT Perubahan Iklim, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan PM Belanda Mark Rutte. Kedua pemimpin negara fokus membicarakan dua hal.

Dua hal itu yakni pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) dan pembangunan Deep Seaport. Terkait pembangunan NCICD, Presiden Jokowi meminta agar kerjasama antara Indonesia Belanda dalam pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) dapat dipercepat.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga berharap kerja sama Indonesia dengan Belanda di bidang pembangunan deep seaport dapat diteruskan. Menanggapi hal tersebut, PM Belanda menjanjikan akan mengirimkan tim ke Jakarta guna membahas kerja sama tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direncanakan pada tahun 2016, PM Rutte akan berkunjung ke Indonesia. Dalam pertemuan ini, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Bertemu Presiden Serbia

Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Serbia Nikolic. Foto: dok. Tim Komunikasi Presiden


Setelah bertemu dengan PM Rutte, Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Serbia Tomislav Nikolić. Pertemuan ini merupakan yang pertama kali bagi keduanya.

"Terimakasih atas kerjasama yang terjalin baik selama ini," ujar Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi berharap hubungan bilateral yang telah berlangsung lebih dari 60 tahun dapat ditingkatkan terutama di bidang ekonomi. Untuk itu Presiden Jokowi menekankan pentingya perdagangan dan investasi.

"Sudah terdapat beberapa investor Indonesia di Serbia," ujar Presiden Jokowi

Presiden berharap produk Indonesia dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas di Serbia. "Saya berharap tarif untuk ekspor Indonesia yang terlalu tinggi agar dikaji kembali," kata Jokowi.

Presiden menyambut baik rencana kedatangan Presiden Nikolic ke Indonesia di tahun 2016. "Saya mengharapkan kunjungan dapat disertai oleh delegasi bisnis Serbia," pungkas Jokowi. (ega/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads