Ini Kata Profesor IPB Soal Fenomena Jutaan Ikan Mati di Ancol

Ini Kata Profesor IPB Soal Fenomena Jutaan Ikan Mati di Ancol

Niken Widya Yunita - detikNews
Senin, 30 Nov 2015 18:47 WIB
Ini Kata Profesor IPB Soal Fenomena Jutaan Ikan Mati di Ancol
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Jutaan ikan mati terdampar di sepanjang pantai Ancol tadi pagi. Mari kita simak analisis profesor IPB terkait hal ini.

Menurut Guru Besar bidang Ekobiologi Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor Prof Dr Ir Sulistiono MSc, ada dua kemungkinan fenomena matinya ikan tersebut.

"Kalau yang mati ikan permukaan, itu kemungkinan blooming algae. Hal itu tumbuh tidak normal dan terjadi karena ada penyuburan," ujar Sulistiono ketika dihubungi detikcom, Senin (30/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sulistiono menjelaskan, kemungkinan dari bawah ada kandungan nitrat dan fosfat yang memungkinan algae tumbuh cepat dan banyak. Karena algae alias ganggang banyak maka pada malam hari ada kompetisi untuk mendapatkan oksigen.

Nah, ganggang yang melimpah menyebabkan oksigen sedikit dan ikan kalah bersaing dengan ganggang. Hal ini mengakibatkan banyak ikan mati.

"Ada juga blooming algae yang diikuti algae yang mengandung racun sehingga oksigen kurang dan ikan mati," tutur dia.

Kemungkinan kedua, bila ikan yang mati tersebut ada belut dan lele laut, kemungkinan besar hal itu karena kenaikan massa air atau upwelling karena musim hujan. Hal ini terkait perbedaan berat jenis antara air hujan dengan air yang sudah ada di situ.

"Kalau di pantai ada air yang di situ tergelontori air yang datang dari sungai, dia mendesak air yang di bawah yang ada lumpur dan naik ke atas. Air itu mengandung sulfida tinggi dan hampir yang kena air itu mati," bebernya.

Sulistiono menyebutkan, bila ikan yang mati banyak yang berwarna putih maka kemungkinan penyebabnya bloomimg algae. Namun bila ikan yang mati pinggirnya berwarna hitam maka penyebabnya upwelling.

"Harus dilakukan penelitian lebih lanjut," katanya.

Pengelola pantai Ancol sebelumnya menyatakan telah melihat adanya ikan mati sejak pekan lalu. Pihaknya telah melakukan penelitian dan menduga ikan mati akibat cuaca ekstrem. (nwy/nrl)


Berita Terkait