"Siapa pun yang manggil saya, saya datang. Kenapa enggak datang (kalau dipanggil MKD)?" kata Luhut usai menghadiri acara Rakor Pengelolaan Perbatasan 2015 di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (30/11/2015).
Ia mengaku tak terlibat dalam kasus 'papa minta saham' yang juga terkait Ketua DPR Setya Novanto. "Posisi saya jelas. Saya nggak pernah setuju ada perpanjangan PT Freeport sebelum waktunya, 2019," sambungnya.
Hari ini MKD baru akan menentukan jadwal persidangan kasus ini termasuk apakah sidang akan dilakukan terbuka atau tertutup. Sidang MKD untuk kasus ini didesak untuk dilakukan secara terbuka. Keterbukaan sidang ini dinilai sebagai pertaruhan citra DPR di mata publik.
MKD juga akan memutuskan siapa saja yang bakal dimintai keterangan dalam rangka pengusutan kasus ini. Sejumlah nama seperti Menteri ESDM Sudirman Said, Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Reza Chalid, Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin bakal dipanggil. Menteri ESDM Sudirman Said yang melaporkan kasus ini ke MKD sudah menyatakan kesiapannya memberi keterangan pada MKD.
(van/nrl)











































