Meski batal menggelar jumpa pers, Jokowi menyempatkan diri untuk berbicara kepada awak media, Minggu (29/11/2015). Dia menjelaskan posisi Indonesia yang penting untuk memastikan komitmen negara-negara lain dalam KTT serupa sebelumnya, bisa dilaksanakan.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sampaikan masalah kongkret dalam proses kita kerjakan dan yang akan kita kerjakan termasuk bentuk badan restorasi gambut, review izin-izin lama, kemudian moratorium, semuanya akan kita sampaikan," papar Jokowi yang mengenakan setelan jas hitam.
Jokowi juga mengajak lembaga non pemerintah lainnya untuk ikut bersama merestorasi gambut. Termasuk memetakan lahan mana saja yang tidak boleh lagi ditanami sawit.
Di Paris, Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin dunia. Tetapi karena sebelumnya di KTT G20 dan KTT ASEAN sudah dilakukan, pertemuan bilateral mungkin tidak terlalu mendominasi agenda Presiden. (mok/nrl)












































