Wakaf Tanah Rp 1,6 T, Ponpes Darunnajah: Tak Ada Terorisme di Pesantren

Wakaf Tanah Rp 1,6 T, Ponpes Darunnajah: Tak Ada Terorisme di Pesantren

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2015 14:11 WIB
Wakaf Tanah Rp 1,6 T, Ponpes Darunnajah: Tak Ada Terorisme di Pesantren
Ponpes Darunnajah (Foto: Istimewa)
Jakarta - Pondok pesantren Darunnajah mewakafkan 602 hektar tanah untuk dunia pendidikan. Ini alasan Ketua Yayasan Darunnajah KH Saifuddin Arief tentang tujuan pewakafan.

"Pesantren ini fungsinya untuk mendidik, tentunya mendidik orang baik," ungkap Arif di Kampus Ponpes Darunnajah, Jl Ulujami Raya, Pesanggrahan 86, Jakarta, Sabtu (28/11/2015).

Selain seremoni pewakafan tanah, juga digelar acara syukuran hari jadi ke-54 Ponpes Darunnajah dalam kesempatan yang sama. Arif pun menegaskan bahwa tidak benar bahwa pondok-pondok pesantren mengajarkan kekerasan ataupun radikalisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau di dalam islam dibilang muslim kaffah, muslim yang memiliki kehormatan diri. Sama sekali tidak diajarkan kekerasan, tidak ada terorisme di ponpes. Perkembangan ponpes kami, baru saja santri 8000. Ini merupakan SDM yang kadernya mau berjuang sepenuh hati, sepenuh jiwa, kalau dari kader keluarga sudah kami siapkan dan sudah lulus dalam pendidikan ponpes Darunnajah," tukas Arief.

Ponpes Darunnajah (Foto: Istimewa)
Dengan pemberian wakah yang terbilang cukup besar ini, Arief berharap agar Darunnajah ke depan akan lebih fokus ke dunia pendidikan. "Tidak hnya sekolah tapi karakter para santri. Yayasan tugasnya diantaranya memberikan kesejahteraan pada para guru sehingga standar mereka baik," ujarnya.

Menurut Arief, ini adalah wakaf kedua yang sudah dilakukan Ponpes Darunnajah. Yayasan Darunnajah sendiri sudah memiliki 53 satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

"Ini wakaf yang kedua seluas 602 ha sebelumnya 70 ha. Jadi seluruhnya wakaf ini 672 ha terletak di seluruh Indonesia. Awalnya hanya seluas 500 meter di dekat Senayan lalu dimanage sedemikian rupa sehingga sekarang bisa menjadi seluas 672 ha," jelas Arief yang merupakan anak dari Almarhum KH Abdul Manaf Mukhayyar sebagai wakif dan pendiri Ponpes Darunnajah.

Rekapitulasi aset Ponpes Darunnajah (Dok. Istimewa)
Concern terhadap dunia pendidikan, Ponpes Darunnajah mengaku siap dengan wacana adanya pendidikan universitas islam berskala internasional. Pemerintah melalui kemenag saat ini tengah mematangkan rencana pendirian Universitas Islam Internasional atau yang juga disebut Graduate University of Islamic Studies (GUIS).

"Ponpes senang sekali, ada pendidikan universitas internasional, kita siap untuk itu. Ada dua bahasa di sini, Arab dan Inggris. Itu sudah menjadi kurikulum wajib yang dikembangkan," tuturnya.

Tahun 2015, aset tanah wakaf Darunnajah mencapai 677,5 hektar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia seperti di Riau, Kalimantan, Bandung, Jakarta, Bogor, Banten, Lampung, Bengkulu,Β  dan lain-lain. Selain tanah, Darunnajah memiliki berbagai macam aset wakaf seperti lembaga pendidikan, bangunan, perkebunan, pertanian, dan lain sebagainya. Aset wakaf tersebut memerlukan manajemen pengelolaan yang baik agar menjadi produktif.

Acara penandatanganan piagam wakaf disaksikan oleh Wapres Jusuf Kalla dan Menang Lukman Hakim. Beberapa tokoh lainnya juga turut hadir seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin, Pengasuh Ponpes Tebu Ireng Salahuddin Wahid atau Gus Solah dan sembilan duta besar dari negara-negara sahabat. (elz/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads