Polda Sudah Petakan JPO Rawan, Siap Awasi dan Patroli

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2015 11:33 WIB
Foto: Ahmad Masaul Khoiri
Jakarta - Polda Metro Jaya mengantisipasi agar jembatan penyeberangan orang (JPO) tidak rawan penjahat karena gelap. Pihaknya sudah memetakan JPO yang rawan.

Bahkan, Polda Metro Jaya telah bekerja sama dengan pemprov Jabodetabek untuk pengadaan CCTV dan lampu di semua JPO. Personel Sabhara di polsek-polsek juga sudah berpatroli di JPO yang dinilai rawan kejahatan.

"Kita petakan dulu mana yang gelap, tidak ada lampunya dan yang rawan. Kita sudah dilakukan pengamanan JPO," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Nandang Jumarna di Polda Metro Jaya, Sabtu (28/11/2015).

Nandang mencontohkan JPO yang dianggap rawan, seperti Semanggi dan Sudirman. Dia dua wilayah itu menjadi sasaran patroli polisi.


Pengamanan JPO rawan, lanjutnya, dilakukan dari pukul 23.00-02.00 WIB. Meski demikian dia mengakui JPO di Jakarta banyak sehingga terkadang luput dari pengawasan polisi.

"JPO di Jakarta ini kan banyak jadi personel kita juga nggak cukup jika harus dijaga semuanya," tutur dia.

Masyarakat sebelumnya dikejutkan dengan adanya kasus perkosaan seorang karyawati di JPO Lebak Bulus sepekan lalu. Di JPO itu saat kejadian gelap. Namun kini lampu telah dipasang di JPO tersebut. Polisi kini telah menangkap pelakunya beberapa hari kemudian. Pelaku merupakan mantan residivis dan bekerja sebagai timer di Ciputat. (nwy/try)