"Karakter pemerintahan ini adalah karakter yang ingin berubah. Sebab kalau kita hanya berdasarkan apa yang sudah ada kita lakukan, maka terobosan itu tidak akan pernah terhjadi," tandas Pramono menanggapi pernyataan itu di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015).
Luthfy juga menilai penunjukan tugas baru ini akan tumpang tindih dengan kewenangan BKPM. Tetapi Pramono kembali menegaskan tak ada penugasan yang tumpang tindih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Jokowi memerintahkan agar para menterinya ikut menarik investasi dari negara sahabat. Sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat.
Terlebih lagi menteri-menteri yang ditunjuk memang disesuaikan dengan sasaran bidang investasi pada wilayah negara tujuan. Selain itu ada pula menteri yang pernah tinggal di negara yang menjadi tanggung jawabnya.
(bpn/jor)










































