Polisi Tangkap Dua Tukang Parkir yang Bawa Airsoft Gun dan Narkotika

Polisi Tangkap Dua Tukang Parkir yang Bawa Airsoft Gun dan Narkotika

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 27 Nov 2015 18:48 WIB
Polisi Tangkap Dua Tukang Parkir yang Bawa Airsoft Gun dan Narkotika
Foto: Yulida Medistiara
Jakarta - Polisi menangkap dua petugas parkir SL (44) dan YR (38) yang membawa airsoft gun dan narkoba di Hotel Kebayoran Inn, Jalan Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta selatan. Polisi masih memburu pemasok senjata dan asal nakotika yang dibawa itu.

"Sabunya masih kita dalami dari mana. Kepemilikan airsoft gun sedang dalam hal penyidikan. Selanjutnya kita tidak bisa sebutkan namanya, kita sudah mendapatkan inisial dari tersangka," kata Wakapolsek Kebayoran Baru Kompol Triharijadi di Kantornya, Jl Kyai Maja 62, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).

Polisi menangkap petugas parkir tersebut pada Kamis (19/11) atas aduan warga yang mengaku resah karena kedua tersangka sering nongkrong di kawasan Senopati. Saat digeledah SL sedang menyelipkan airsoft gun di pinggang kanannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pengakuan tersangka kepemilikian senjata itu dia hanya ingin menjaga diri dan melindungi kalau ada yang menakut-nakuti dia," ucap Triharijadi.

Selain itu SL juga menyimpan tiga paket kecil narkoba jenis sabu seberat 0,66 gram dalam kantong celana sebelah kirinya. Sedangkan pada tersangka YR, polisi menemukan satu paket kecil ganja seberat 2,50 gram yang terdapat di kantong celana bagian kiri.

Kedua tersangka mengaku hanya menjadi pemakai narkoba. Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Airsoft gun ini tanpa surat resmi, dan para tersangka telah mengakui menyimpan narkotika," ujar Kompol Triharijadi.

Atas pelanggaran tanpa izin penyimpanan airsoft gun, kedua pelaku terancam terjerat Pasal 112 ayat (1) jo dan Pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka juga dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata api.

Polisi mengatakan kedua tersangka merupakan preman di kawasan hotel tersebut. Polisi juga masih berkoordinasi dengan pihak hotel untuk mendapatkan info lebih detail.

"Dia memang sering masuk ke dalam hotel dan menginap di sana. Polisi koordinasi dengan pihak hotel apa memang sudah disiapkan tempat untuk mereka menginap di tempat, siapakah kedua tersangka," kata Triharijadi. (jor/jor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini