"Sudah ada laporan," jelas Tjahjo, Jumat (27/11/2015).
Pemukulan itu terjadi pada 19 November lalu. Saat itu taruna Akmil tersebut tengah melakukan kunjungan ke IPDN Jatinangor. Hingga di malam kunjungan, taruna Akmil itu berbincang dengan rekan satu daerahnya di IPDN asal Magelang. Entah bagaimana, taruna Akmil dan rekannya itu dianggap bersalah melakukan tindakan berbincang di lokasi yang dianggap tak layak. Taruna Akmil itu mendapat pukulan di perut dan ulu hati dari oknum senior IPDN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kepala Humas IPDN Bisri yang dikonfirmasi mengenai peristiwa ini belum bisa berkomentar. Sedang Kepala Bagian Pengasuhan Amrin yang dikonfirmasi hanya memberi jawaban singkat.
"Ini masih diproses. Nanti ya telepon lagi," ujar Amrin yang mengaku tengah berkendara ini. (van/dra)











































