Miris! Dartam yang 'Tersiksa' Dikurung 24 Tahun Ditolak RS

Miris! Dartam yang 'Tersiksa' Dikurung 24 Tahun Ditolak RS

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 27 Nov 2015 16:54 WIB
Miris! Dartam yang Tersiksa Dikurung 24 Tahun Ditolak RS
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Dartam (60) yang dikurung selama 24 tahun, harus kembali pulang ke rumahnya di RT 4 RW 6 Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jateng. Dartam ditolak pihak rumah sakit dengan alasan tidak ada keluarga yang mendampingi.

Dartam tiba di RSUD Banyumas sekitar pukul 11.30 WIB dan  diterima oleh dokter IGD RSUD Banyumas. Dia diantar anggota Koramil Abu Najib, Kepala Dusun 2 Pageraji Sudar dan petugas Puskesmas Cilongok 2. Dokter meminta pengantar membawa keluarga yang bisa mendampingi selama perawatan.

Baca: Depresi Cinta Membuat Dartam Dikurung 24 Tahun

Karena permintaan itu tidak dapat dipenuhi, Dartam akhirnya diminta untuk pulang.

"Paling cuma satu jam di sana," kata Sudar, Kepala Dusun 2 Desa Pageraji yang juga masih kerabat Dartam, Jumat (27/11/2015).

Dia mengatakan, keputusan membawa pulang Dartam kembali ke rumah karena saat Dartam dibawa belum ada koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Sosial untuk masalah BPJS atau Kartu Banyumas Sehat (KBS). Sedangkan untuk mengurus jaminan sosial kesehatan, Dartam harus mempunyai KTP. Sementara selama puluhan tahun Dartam harus hidup dalam kurungan dan tidak mempunyai KTP.

"Keluarga tidak punya uang sehingga tidak bisa ikut menunggu apalagi mendampingi Dartam," ujarnya.

Saat ini Dartam kembali ke rumah adik kandungnya, Karsiwen. Namun tidak lagi dimasukkan ke dalam kurungan seperti sebelumnya. "Sekarang pulang tapi tidak ditempatin di gubuk lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Banyumas Achmad Husain mengatakan akan membantu perawatan Dartam selama di rumah sakit. "Saya akan bantu perawatan di rumah sakit jiwa," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Jumat (27/11).

Saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait ditolaknya Dartam oleh RSUD banyumas, Achmad Husain menjawab melalui pesan singkat. "Saya cek dulu," ucap Achmad.

Baca: Dartam yang Patah Hati dan Dikurung 24 Tahun Akhirnya Dibawa ke RS

Pihak RSUD Banyumas belum menjawab soal penolakan Dartam. Humas RSUD Banyumas, Tulus, tidak mengangkat telepon saat dihubungi. Sedangkan Direktur RSUD Banyumas AR Siswanto mengaku sedang di luar kota.

"Mohon maaf saya sedang rapat di Kebumen dan sedang di dataran tinggi jadi tidak ada sinyal, nanti bila sudah ada sinyal saya koordinasi dengan RS bila sudah ada hasil saya kabari," ujarnya. (arb/try)


Berita Terkait