"Semua Golkar sama," kata Ical saat ditanya soal penempatan orang dekat Novanto di MKD. Wawancara dilakukan di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/11/2015).
Selain Kahar Muzakir, dua anggota baru MKD dari Golkar adalah Adies Kadir dan Ridwan Bae. Ical menepis anggapan ketiganya ditempatkan di MKD untuk mengamankan Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada perintah khusus untuk 3 anggota MKD dari Golkar?
"Lakukan berdasarkan kebenaran," jawab Ical.
Berdasarkan catatan detikcom, Novanto dan Kahar Muzakir pernah sama-sama jadi saksi di kasus korupsi pembangunan venue PON Riau. Ruang kerja Novanto dan Kahar Muzakir di DPR bahkan sempat digeledah KPK Selasa 19 Maret 2013 silam.
Gubernur Riau saat itu, Rusli Zainal disebut-sebut menyediakan uang untuk fraksi Golkar di DPR. Dana lobi diurus oleh Lukman Abbas yang saat itu menjabat kepala Dispora Riau. Pembicaraan dilakukan di ruangan Setya Novanto. Dalam persidangan, Lukman Abbas mengaku memberikan uang kepada Kahar Muzakir. Namun hingga pelaksanaan PON, tak ada dana tambahan APBN.
Setya Novanto dan Kahar Muzakir pun pernah dihadirkan di persidangan Rusli Zainal di pengadilan Tipikor Riau. Kedua anggota DPR ini dimintai kesaksiannya soal aliran dana dari Rusli Zainal untuk uang lobi penambahan dana PON. Di hadapan majelis hakim, Setya Novanto menjelaskan bahwa pertemuan di ruangannya untuk membahas internal Golkar, bukan untuk membahas duit terkait PON Riau. Namun hingga akhirnya Rusli Zainal divonis bersalah dan dihukum 14 tahun oleh MA di tingkat kasasi, Novanto dan Kahar tak terbukti terlibat.
Soal masuknya Kahar ke MKD, Sekjen Golkar Idrus Marham menepis dugaan partainya mengintervensi proses di MKD. Dijelaskannya, pergantian tiga anggota di MKD agar tak ada politisasi.
"Novanto katakan waktu itu sama sekali tidak lakukan pencatutan Presiden dan Wapres. Itu yang disampaikan. Oleh karena itu kita mau persoalan ini diselesaikan dengan baik dan jangan sampai ada upaya membelokkan," usai acara HUT Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2015). (tor/van)











































