"Dugaan sementara kita karena racun. Saya tidak bilang diracun karena belum ada tersangkanya," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Genman Suhefti Hasibuan, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/11/2015).
Gajah tersebut ditemukan mati di areal perkebunan campuran warga. Pihak BKSDA mendapatkan informasi adanya gajah mati ini pada Selasa (24/11) malam. Berdasarkan hasil autopsi, hewan yang dikenal dengan sebutan 'Po meurah' tersebut diduga sudah mati lima hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin setelah makan racun, badannya lemas dan terjatuh. Kita menemukan ada luka lecet," ungkap Genman.
Lokasi penemuan bangkai gajah ini terletak dikawasan yang biasa dilaluinya. Menurut Genman, di sana dulunya memang merupakan daerah habitat gajah yang kini sudah berubah fungsi.
Hingga November 2015, sudah sembilan gajah ditemukan mati di Aceh dengan delapan kasus. Tahun lalu, kematian gajah di provinsi paling barat ujung Indonesia mencapai 10 ekor.Β Β
"Bulan Oktober dan November paling banyak kasus kematian gajah," jelas Genman. (try/try)











































