"Secara khusus kita berikan penghargaan setingginya kepada Pak JK yang kita banggakan, beliau sejak muda terus jadi kader Golkar yang loyal dan bekerja keras. Pemegang rekor yang sulit tertandingi. Dua kali jadi Wapres dengan presiden yang berbeda," kata Ical dalam pidato politik di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (26/11/2015).
"Ibarat ungkapan iklan baterai energi, 'tidak ada matinya'. Kalau main domino, 'wah kartu Pak JK hidup terus'," sambungnya disambut tawa hadirin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz, politikus PKS Fahri Hamzah, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan bersama Ketua Fraksi Edhie Baskoro Yudhoyono.
Ical menyebut bahwa Jusuf Kalla merupakan sosok yang selalu beruntung. Karena itu, bagi calon pemimpin terutama kader Golkar disarankan untuk berguru pada JK.
"Kita bisa kalahkan orang besar, orang kuat, tapi kita tak bisa mengalahkan orang yang selalu beruntung. Singkatnya, setiap orang yang mau jadi pemimpin harus belajar dari beliau, kalau bisa belajar juga keberuntungan beliau," ujarnya.
"Kita harap Pak JK selalu diberi petunjuk oleh Allah SWT dalam memasuki Indonesia jaman gilang-gemilang," tandasnya.
(idh/bal)











































