Pesan Ketum PBNU untuk Kongres HMI: Beri Contoh yang Baik

Pesan Ketum PBNU untuk Kongres HMI: Beri Contoh yang Baik

Erwin Dariyanto - detikNews
Kamis, 26 Nov 2015 14:36 WIB
Pesan Ketum PBNU untuk Kongres HMI: Beri Contoh yang Baik
Ketum PBNU Said Aqil Siradj (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Jakarta - Kerusuhan yang terjadi menjelang pembukaan kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Pekanbaru, Riau, pada Sabtu pekan lalu memantik keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj.

Kiai Said, begitu dia dipanggil di kalangan Nahdliyin, mengatakan mestinya insiden kerusuhan tak perlu terjadi menjelang kongres HMI. Padahal tujuan digelarnya kongres adalah untuk mencapai tujuan yang baik.

"Sudah semestinya untuk menggapai tujuan yang baik, itu harus diawali dengan yang baik," kata Said saat berbincang dengan detikcom, Kamis (26/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, kata Said, HMI adalah aset bangsa. Kepada kader-kader muda itulah nantinya estafet kepemimpinan bangsa ini akan beralih. "Mari kita sayangi Islam, mari sayangi HMI, Muhammadiyah, NU. Mari kita jaga martabat dan kehormatan Islam," kata Said.

Menurut Said, sebagai organisasi kemahasiswaan Islam tertua dan terbesar di Indonesia, sudah semestinya HMI memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Siapa pun nantinya yang terpilih sebagai Ketua Umum HMI, kata Said, harus bisa menjaga martabar dan kehormatan Islam.

Kongres ke-29 HMI berlangsung sejak Minggu, 22 November 2015 lalu. Mestinya Kamis ini adalah hari terakhir kongres. Namun mengingat masih banyak agenda yang belum diselesaikan, panitia memutuskan memperpanjang kongres hingga Senin, 30 November pekan depan.

"Rencananya Panitia akan mengajukan permohonan izin keramaian lagi. Diperkirakan (kongres) hingga 30 November," kata Panitia Pengawas Kongres HMI Munawir.

(erd/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads