"Kita lakukan (komunikasi) ke semua fraksi. Tapi PDIP dan partai pendukung pemerintah punya tanggung jawab moral dan politik yang lebih dari yang lain. Apalagi kasusnya pencatutan nama presiden dan wapres," kata Wakil Ketua F-PDIP Arif Wibowo saat dihubungi, Kamis (26/11/2015).
Arif menuturkan bahwa komunikasi dilakukan untuk memperkuat komitmen mengawal kasus ini. Soal penggantian anggota diserahkan ke masing-masing fraksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif menuturkan bahwa harus ada konsentrasi penuh di MKD dalam mengawal kasus Novanto. Dia khawatir ada pembelokan di tengah jalan.
"Karena ini menyangkut wibawa kehormatan dan martabat negara, dalam hal ini DPR. Harus lakukan pengawalan yang ketat sesuai UU yang berlaku. Menghindari terjadi pembelokan," ucap anggota Komisi II ini.
Sebelumnya diberitakan, 4 Fraksi yang mengganti anggotanya di MKD adalah Fraksi PDIP, PAN, NasDem, dan Partai Demokrat. 3 Fraksi yang disebut pertama adalah anggota KP3. Sedangkan Demokrat adalah fraksi netral.
PDIP memasukkan Henry Yosodiningrat untuk menggantikan M Prakosa, NasDem menempatkan Akbar Faizal untuk menggantikan Fadholi, PAN mengutus Ahmad Bakrie dan Sukiman untuk menggantikan Ahmad Risqi Sadiq dan Hang Ali Saputra Syah Pahan.
(imk/tor)











































