"(BNPT) selama ini ya gagal. karena hingga saat ini masih marak itu ancaman terorisme di tanah air. Selama masih ada terorisme atau ancaman seperti itu ya berarti ya BNPT tidak efektif," ujar Din kepada wartawan di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta, Rabu (25/11/2015).
Tanggapan Din tersebut terkait adanya menyebarnya sebuah video ancaman kekerasan yang diunggah oleh kelompok Santosa di Poso. Santoso mengancam akan menyerang dan menduduki Istana Merdeka dan Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya medapatkan informasi dari Poso, yang menyebutkan jika sebenarnya kelompok yang di Poso (Santoso) itu tidak mempuyai kemampuan seperti yang disampaikan selama ini. Kemudian itu dimunculkan lagi, seolah-olah harus ada terorisme lagi. Kemudian dimunculkan kewaspadaan. Jadi tidak akan ada selesainya. Penyelesaian masalah terorisme seharusnya tidak dengan cara seperti itu," tegasnya.
"Mabes Polri mempunyai alat yang bisa untuk membuktikan ancaman tersebut betul atau tidak. Saya kok sangsi. Kalau itu demikian adanya, perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan keresahan atau gejolak di masyarakat," lanjutnya. (mbr/dra)











































