"Dia sempat datang ke pemakaman, malah markirin ambulans segala," kata kakak korban di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/11/2015).
Anwar memang tidak langsung bersembunyi usai membunuh gadis berusia 12 tahun itu. Dia baru kabur dari rumahnya di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakpus setelah diambil sampel DNA-nya pada 4 November lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anwar dan korban masih punya hubungan kekeluargaan. Anwar menikahi perempuan yang merupakan keponakan dari ibunda korban, atau disebut ipar sepupu (sebelumnya ditulis paman).
"Anak saya manggil dia (Anwar) om," katanya sambil menangis.
Baca juga: Ini Detik-detik Pembunuhan Keji Siswi MTs di Hutan Jasinga
Sementara Anwar mengakui bahwa sandiwaranya itu untuk membuat alibi agar dia tidak dicurigai sebagai pelaku pembunuhan korban. "Saya datang ke pemakamannya biar orang enggak pada curiga," ucap Anwar.
Malah setelah diambil sampel DNA-nya oleh aparat polisi, Anwar langsung mengambil langkah seribu untuk melarikan diri. Dengan bantuan orangtuanya, Anwar bersembunyi di rumah seorang pemburu di Cikesik, Pandeglang, Banten.
"Setelah diambil sampel DNA-nya pada 4 November, tersangka langsung menghilang dari rumahmya di Bendungan Hilir," jelas Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso.
Anwar bersama istrinya dan dua anaknya, pergi ke rumah orangtuanya di Jasinga, Bogor. Kepada orangtuanya, tersangka menjelaskan bahwa dirinya dicari polisi karena memperkosa dan membunuh korban.
"Kemudian orangtuanya membawa Anwar, istri dan anak-anaknya ke Cikesik, Malingping, Pandeglang, Banten," ungkapnya.
Baca juga: Ini Tampang Anwar, Paman yang Tega Perkosa dan Bunuh Siswi MTs di Jasinga
Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menambahkan, di Pandeglang keluarga menitipkan Anwar kepada seorang tokoh masyatakat yang merupakan kerabat orangtua Anwar.
"Orang yang dititipi Anwar ini tukang berburu babi, dia dikenal sebagai tokoh masyarakat yang disegani juga," kata Handik.
Agar mendapatkan 'suaka' dari orang tersebut, keluarga mengaku jika Anwar dan istrinya habis kena gusuran dan perlu tempat tinggal.
"Di situ tersangka sembunyi sampai akhirnya kami tangkap pada 24 November kemarin," tutupnya. (mei/mok)











































