Kepada wartawan di balai kota DKI Jakarta, Rabu (25/11/2015) Ahok menyampaikan kalau anggaran pengelolaan dari APBD DKI untuk GOR Ciracas mencapai Rp 10 miliar pertahun. Yang disoal, adanya praktik pungutan liar oleh oknum PNS DKI di GOR Ciracas Jakarta Timur. Ada retribusi tak resmi alias pungli di tempat itu.
![]() |
Detikcom menyambangi GOR itu siang ini. Sayang sekali kantor sekretariat kosong sama sekali tak ada yang bisa dimintai konfirmasi. Seorang petugas keamanan menyebut, para pengurus tengah rapat di Jatinegara.
Akhirnya detikcom melihat-lihat suasana GOR. Ada acara olah raga di GOR itu. Sedang di luar GOR ada beberapa warung makan dan perkantoran yang masuk dalam area GOR. Tak ada pedagang yang mau diwawancara terkait sewa lapak. Mereka bersedia memberi keterangan asal tidak disebut namanya.
![]() |
Para pedagang ini umumnya menyewa pertahun. Untuk satu lapak sekitar Rp 4,5 juta. Uang dibayarkan ke petugas yang mengurus. Total ada sekitar 15-an lapak di GOR Ciracas. Selain warung ada juga usaha yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dra/dra)













































