Anwar Pembunuh Siswi MTs di Jasinga Kabur Usai Diambil Sampel DNA

Anwar Pembunuh Siswi MTs di Jasinga Kabur Usai Diambil Sampel DNA

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 25 Nov 2015 14:53 WIB
Anwar Pembunuh Siswi MTs di Jasinga Kabur Usai Diambil Sampel DNA
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta -

Polda Metro Jaya memiliki bukti kuat atas pembunuhan siswi MTs yang ditemukan di Jasinga, Bogor yang dilakukan tersangka Anwar alias Rizal (24). Salah satu bukti ilmiah yang menguatkan pelakunya adalah paman korban itu yakni hasil tes DNA cairan sperma di tubuh korban yang identik dengannya.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menjelaskan, perlu waktu lama bagi tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya untuk mengungkap kasus tersebut karena minim saksi dan petunjuk.

"Tetapi kami melakukan tes DNA terhadap saksi yang berpotensi sebagai tersangka, ada beberapa orang yang kami tes, tetapi kecurigaan menguatkan kepada tersangka," jelas Krishna kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Ini Detik-detik Pembunuhan Keji Siswi MTs di Hutan Jasinga

Tes DNA dilakukan dengan mencocokkan sampel cairan sperma yang ditemukan di kemaluan korban dengan sampel liur pada sejumlah saksi yang berpotensi, termasuk terhadap tersangka pada 4 November 2015 lalu. Pengambilan sampel dilakukan terhadap sejumlah pria yang berpotensi sebagai pelaku dengan beberapa indikator salah satunya memiliki kedekatan dengan korban atau dikenal korban.

"Anwar masuk kategori potential suspect dengan indikator dia tinggal di Benhil, dekat dengan tempat tinggal korban dan punya rumah di Jasinga yaitu orangtuanya," kata dia.

Setelah beberapa hari usai tes DNA, hasilnya pun keluar. Hasil tes menunjukkan ada kecocokkan antara DNA Anwar dengan sampel cairan sperma di tubuh korban.

Baca juga: Ini Tampang Anwar, Paman yang Tega Perkosa dan Bunuh Siswi MTs di Jasinga

Kecurigaan polisi kepada Anwar semakin menguat setelah polisi mengetahui Anwar menghilang dari rumahnya di Bendungan Hilir usai diambil sampel tes DNA. "Setelah dites DNA, yang bersangkutan pergi dari Bendungan Hilir bersama istri dan anak-anaknya dengan alasan mau pindah," katanya.

Anwar kemudian berhasil dibekuk tim Subdit Resmob yang dipimpin AKBP Eko Hadi Santoso, Kanit IV Kompol Teuku Arsya Khadafi dan Kanit V Kompol Handik Zusen di Cikesik, Malingping, Pandeglang, Banten pada tanggal 24 November 2015.

(mei/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads