"Bukan hanya Presiden dan Wapres tapi juga tamu-tamu negara lainnya nantinya, maka AU mengusulkan perlu dilakukan peremajaan karena sudah 25 tahun untuk helikopter Super Puma," ungkap Seskab Pramono Anung di kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2015).
Salah satu spesifikasi helikopter itu adalah tahan peluru. Spesifikasi AW-101 secara lengkap lebih diketahui oleh TNI AU.
"Nah, alasan-alasan itulah yang kemudian kenapa diputuskan pembelian helikopter tersebut. Jadi sekali lagi itu semata-mata untuk persiapan bagi VVIP, yang kedua ini ditangani AU," kata Pramono.
Pramono tak mengetahui berapa harga helikopter tersebut. Dia hanya menekankan pembelian helikopter mengedepankan aspek keselamatan, bukan kemewahan.
"Jadi pembelian helikopter sepenuhnya usulan KSAU, berbeda dengan sebelumnya (pesawat Kepresidenan tipe BBJ2) dalam koordinasi Mensesneg," sebut Seskab. (bpn/aan)











































