![]() |
Teguh Priyanto, Wakasek bagian Sarana SMA 8 Jakarta menyatakan air masuk ke kompleks sekolah sekitar 10 cm pada pagi hari. Namun air tidak masuk ke dalam kelas.
"Lapangan basket tadi sempat penuh (air)," ujar Teguh kepada wartawan di SMA 8, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015).
Β
![]() |
Menurut Teguh, saat air menggenang akses masuk sekolah lewat pintu belakang. Meski demikian, air cepat surutnya.
"Begitu surut karyawan kita kerahkan untuk bersih-bersih. Bahkan tadi kita sempat upacara hari guru," katanya.
![]() |
Teguh menambahkan, air selalu menggenangi SMA 8 setiap musim hujan. Namun bila air yang masuk tinggi, pihak Dinas Pendidikan Jakarta memberikan tempat alternatif pada siswa SMA 8 yakni di SD Kebon Manggis dan sebuah diklat di Rawa Bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ya tergantung pemerintah, apa relokasi apa tetap di sini dengan perbaikan saluran air kita serahkan kepada pemerintah," ucap dia.
![]() |
Berdasarkan pantauan sekitar pukul 10.40 WIB, air sudah surut. Genangan air hanya ada di pintu masuk sebelah kanan SMA 8 sekitar 10 cm.
"Pemerintah tadi BPPD sempat ke sini. Pak lurah juga sudah ke sini. Bantuan tenaga paling dari orang berbaju oranye bersih-bersih di luar. Kalau di dalam pasti karyawan," tuturnya.
(nwy/try)















































