Sebelum melapor ke MKD, Sudirman mengaku sudah berkonsultasi dengan berbagai pihak, termasuk Presiden dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Maklum laporan pelanggaran kode etik ini diduga dilakukan oleh Novanto yang mencatut nama Presiden danย Wapres untuk meminta saham ke PT Freeport.
Namun pengakuan Sudirman itu seolah dibantah oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut mempertanyakan pihak yang memberi izin Menteri Sudirman lapor ke MKD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut seperti tak mau membahas soal intruksi Presiden Jokowi agar para menteri tak bikin gaduh. Dia menolak menjawab ketika ditanya soal permintaan agar para menteri tak bikin gaduh.
"Enggak usahlah itu. Lebih baik kita ngomongin Republik ini gimana," kata Luhut.
Menurut dia membahas kasus pencatutan nama Presiden hanya akan membuat publik heboh. Ia pun tak mau berkomentar soal proses etik yang berlangsung di Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR.
"(Proses MKD) Saya enggak mau ngurusin. Enggak ada waktu," pungkasnya.
Sebelumnya,ย dalam rapat kabinet di Istana Bogor, Presiden Jokowi menekankan kepada anggota kabinet untuk tidak membuat polemik di publik.
"Hindari tabrakan, tidak ada lagi menimbulkan polemik di publik, perbedaan pandangan hanya di forum rapat," tegas Jokowi dalam sambutannya, Senin (23/11) kemarin.
Jokowi juga menekankan semua anggota kabinet harus belajar dari pengalaman setahun terakhir pemerintahan pada 2014-2015. Sehingga nantinya, semua bisa berjalan terintegrasi dengan baik dan satu visi dengannya.
ย (mnb/erd)











































