"Saya datang melapor hasil pertemuan dengan Deputi PM Singapura tentang FIR (flight information region), soal ratifikasi perjanjian pertahanan dan ekstradisi dengan Singapura dan soal asap," ucap Luhut usai pertemuan sekitar pukul 16.25 WIB, Selasa (24/11/2015).
Meski masuk melalui pintu samping lingkungan Istana Kepresidenan yang terhubung dengan halaman samping kantor Wakil Presiden, Luhut membantah jika pertemuannya disebut 'rahasia'. Luhut keluar dengan wajah cerah sambil didampingi Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita enggak ada urusan dengan itu," ucapnya sambil berjalan ke mobil RI 16 yang ditumpanginya.
Menurut Luhut, kondisi saat ini baik-baik saja dan tak ada kasus catut mencatut nama Presiden atau pun Wakil Presiden.
"Enggak ada itu pencatutan. Kita lihat aja dulu. Ngapain kita heboh-heboh, tenang-tenang aja. We'll be okay," ucapnya santai.
Ia enggan menjawab soal proses yang saat ini berjalan di MKD DPR soal kasus pencatutan nama itu. Ia pun mengaku hubungannya dengan JK masih baik-baik saja pasca keributan kasus tersebut.
"Baik-baik aja. Tadi ketawa-ketawa," ucapnya dari atas mobilnya. Mobil itu melaju menuju pintu samping Istana dan ia kembali berjalan menuju lingkungan Istana Kepresidenan. (mnb/mok)











































