"Laporan mengenai keputusan MA yang mengenai pembatalan SK Menkumham terhadap kubu muktamar Surabaya. Kami melaporkan lagi keputusan MA mengenai pengesahan muktamar Jakarta yang dipimpin oleh Djan Fariz," kata Djan Faridz usai menemui Luhut di kantor Menkopolhukan, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (24/11/2015).
Djan merasa perlu melaporkan keputusan MA tersebut ke Luhut sebagai Menkopolhukam yang salah satunya membawahi masalah politik di tanah air. Β
Kepada Menko Luhut, Djan juga berjanji akan bersedia menerima kembali jika ada kubu pendukung Muktamar Surabaya di bawah Ketum Romahurmuziy (Romi) yang ingin bergabung. Dia mengaku sudah banyak kader PPP yang ingin kembali bersatu di bawah kepengurusan hasil Muktamar Jakarta.
Hal itu dibuktikan dengan hadirnya 500 DPC dan kabupaten kota serta provinsi dalam acara silaturohmi nasional PPP hari Minggu, 22 November 2015 kemarin. "Itu ada 2500-an yang hadir dan menyatakan sepakat untuk bersatu kembali," kata Djan.
Respon Luhut atas laporan tersebut, kata Djan, sangat senang. Apalagi Djan juga berjanji akan memberikan jabatan apa pun yang diminta oleh Romi.
(erd/van)











































