"Publik berharap MKD melakukan suatu terobosan supaya memulihkan citra DPR yang selama ini terpuruk," kata Romo Benny saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/11/2015).
Menurut dia, sudah saatnya MKD serius memulihkan citra DPR dengan memproses Novanto atas pengaduan Menteri ESDM itu. Tidak seharusnya MKD mempersoalkan penggunaan kop Kementerian ESDM oleh Sudirman saat mengadukan Ketua DPR Novanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Justru dengan mempersoalkan kop surat yang dinilai hal remeh itu, publik menganggap MKD tak ada niat baik untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kode etik oleh Novanto.
"Bila MKD tidak serius, MKD akan diadili oleh publik," kata Rommy Benny.
Apalagi, kata dia, petisi online yang mendesak agar Novanto dicopot dari jabatannya sebagai Ketua DPR terus menguat. Petisi agar MKD menggelar sidang untuk Novanto juga terus menguat.
Di laman change.org, Selasa (24/11/2015), pukul 05.06 WIB, dukungan terhadap petisi itu sudah mencapai 76.003. Petisi itu berjudul 'Pecat Ketua DPR Setya Novanto yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres JK'.
Sementara petisi agar MKD menggelar sidang terbuka untuk Novanto sudah didukung oleh 33.811 orang.
(erd/van)












































