Sempat Hilang, Tim Medis Asal Nepal Ditemukan Tewas di Deli Serdang Sumut

Sempat Hilang, Tim Medis Asal Nepal Ditemukan Tewas di Deli Serdang Sumut

Jefris Santama - detikNews
Selasa, 24 Nov 2015 01:15 WIB
Sempat Hilang, Tim Medis Asal Nepal Ditemukan Tewas di Deli Serdang Sumut
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Medan - Tim medis relawan asal Nepal, Tej Bikram (36) ditemukan tewas di sebuah lahan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (22/11) kemarin. Sebelumnya, dia sempat dinyatakan hilang beberapa hari lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan AKBP Farid Amansyah Senin (23/11/2015). Setelah dilakukan identifikasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

"Hasil autopsinya selesai pada beberapa hari berikutnya. Namun, penyebab kematiannya belum diketahui. Untuk sementara, korban diduga mengalami sakit" kata Farid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Farid menjelaskan, sebelum melakukan autopsi, pihaknya mengumpulkan data post mortem lalu dibandingkan dengan data ante mortem. Setelah dicocokkan, ternyata data-data tersebut cocok berikut dengan ciri-cirinya.

Tej Bikram merupakan relawan medis asal Nepal yang rencananya akan mengikuti kerja sama bakti sosial operasi katarak di wilayah Sumut. Ia tiba di Medan pada Kamis (19/11) dan menginap di salah satu hotel di kawasan Jalan Sun Yat Sen, Medan. Keesokan harinya, perwakilan relawan dari Walubi menjemput ke hotel. Namun, pihak security saat itu mengatakan bahwa korban telah keluar. Korban pun tak kunjung kembali ke hotel.

Perwakilan dari Walubi memeriksa ke kamar tempat korban beristirahat, namun mereka hanya menemukan tas, telepon genggam dan dompet korban. Karena tak kunjung bertemu, maka perwakilan relawan dari Walubi membuat laporan ke Polresta Medan untuk menemukannya pada Minggu (22/11). Namun pada sorenya, korban ditemukan tak bernyawa lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Jenazah akan dipulangkan ke Nepal setelah proses administrasinya lengkap. Namun, untuk kepulangannya belum diketahui kapan," pungkas Farid. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads