Hal ini disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan AKBP Farid Amansyah Senin (23/11/2015). Setelah dilakukan identifikasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
"Hasil autopsinya selesai pada beberapa hari berikutnya. Namun, penyebab kematiannya belum diketahui. Untuk sementara, korban diduga mengalami sakit" kata Farid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tej Bikram merupakan relawan medis asal Nepal yang rencananya akan mengikuti kerja sama bakti sosial operasi katarak di wilayah Sumut. Ia tiba di Medan pada Kamis (19/11) dan menginap di salah satu hotel di kawasan Jalan Sun Yat Sen, Medan. Keesokan harinya, perwakilan relawan dari Walubi menjemput ke hotel. Namun, pihak security saat itu mengatakan bahwa korban telah keluar. Korban pun tak kunjung kembali ke hotel.
Perwakilan dari Walubi memeriksa ke kamar tempat korban beristirahat, namun mereka hanya menemukan tas, telepon genggam dan dompet korban. Karena tak kunjung bertemu, maka perwakilan relawan dari Walubi membuat laporan ke Polresta Medan untuk menemukannya pada Minggu (22/11). Namun pada sorenya, korban ditemukan tak bernyawa lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
"Jenazah akan dipulangkan ke Nepal setelah proses administrasinya lengkap. Namun, untuk kepulangannya belum diketahui kapan," pungkas Farid. (dhn/dhn)











































