Mahasiswa berinisial S mengaku dari UIN Alaudin Makassar. Ia tertunduk lesu saat diamankan polisi. Pria kelahiran 1992 itu kedapatan membawa senpi rakitan dalam arena kongres HMI ke XXIX di Pekanbaru.
Saat dilakukan pemeriksaan di lapangan di arena kongres di gedung Gelanggang Remaja di Jl Sudirman, Pekanbaru ini, kader HMI ini mengaku pelurunya sudah disita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
S, mahasiswa asal Makassar digiring polisi ke Mapolrestabes Pekanbaru |
Setelah diperiksa, S diboyong aparat untuk dikumpulkan bersama rekan-rekan HMI lainnya yang lagi mendapat pengarahan dari pihak kepolisian. Kemudian, dia diamankan ke Polresta Pekanbaru.
Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, menyebutkan, saat ini ada sejumlah mahasiswa yang lagi dimintai keterangan.
"Sudah ada mahasiswa yang lagi dimintai keterangan, baik terkait aksi perkelahian sesama mereka atau soal senpi. Tapi masih saksi. Kita masih menyelidiki terkait senpi rakitan tersebut," kata Putut. (cha/try)











































S, mahasiswa asal Makassar digiring polisi ke Mapolrestabes Pekanbaru