Diguncang Gempa 130 Kali, 370 Rumah Rusak di Halmahera Barat

Diguncang Gempa 130 Kali, 370 Rumah Rusak di Halmahera Barat

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Minggu, 22 Nov 2015 20:31 WIB
Diguncang Gempa 130 Kali, 370 Rumah Rusak di Halmahera Barat
Ilustrasi Gempa (Foto: Zainal Abidin)
Jakarta - Sebanyak 370 rumah rusak akibat gempa yang mengguncang Halmahera Barat sejak 16 November 2015. Gempa terjadi secara terus menerus dengan pusat gempa terjadi di Km 61 di timur laut Ternate.

Bahkan pada tanggal 20 November 2015, dalam kurun waktu 16 jam, Halmahera Barat diguncang gempa sebanyak 130 kali. Gempa tersebut berkekuatan 5 SR.

"Satu orang luka ringan akibat tertimpa bangunan di Desa Guaeria. Kerusakan rumah terjadi di dua desa yaitu Desa Bobanehena dan Desa Galala di Kecamatan Jailolo," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (22/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerusakan di Desa Bobanehena, sebanyak 276 unit rumah rusak ringan, 53 unit rumah rusak sedang, 21 unit rumah rusak berat, 2 unit masjid rusak sedang, 1 unit sekolah dasar rusak sedang," lanjutnya.

Sedangkan di Desa Galala sebanyak 15 unit rumah rusak ringan, 5 unit rumah rusak berat. Kemudian satu unit musala rusak sedang dan ruas jalan umum rusak berat.

"BPBD bersama SKPD terkait telah ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat serta penanganan sementara di lokasi terdampak," kata Sutopo.

Bupati Halmahera Barat Namto H Robat telah menetapkan SK Tanggap Darurat selama 14 hari terhitung sejak tanggal 21 November hingga 6 Desember 2015. Lokasi terdampak bencana yang cukup jauh menjadi kendala tersendiri bagi tim penolong.

"Aksesnya sulit dijangkau. Jumlah personil sangat terbatas. Kebutuhan mendesak adalah logistik berupa permakanan, dan bahan bangunan," tutupnya. (yds/bpn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads