KTT ini dihadiri oleh para kepala negara ASEAN dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengapresiasi hubungan ASEAN-AS.
"Dua tahun lagi, dialog ASEAN-US akan mencapai usia 40 tahun. Kemitraan strategis yang sudah terjalin ini menunjukkan semakin kokohnya hubungan ASEAN-US," kata Jokowi dalam pidatonya di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia, Sabtu (21/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mencatat keterlibatan Iran pada pembahasan krisis Suriah di Wina, Austria, pada akhir Oktober lalu. Perlu pendekatan bersama (unified approach) untuk mendapatkan solusi terbaik guna mengakhiri krisis di Suriah," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga membahas soal ISIS dan terorisme. Jokowi menegaskan perlu adanya peningkatan kerja sama untuk mengatasi masalah tersebut. Jokowi juga berbicara tentang pentingnya nilai toleransi.
"Mendorong peningkatan kerja sama memerangi aksi terorisme dan kelompok ekstrimis, seperti ISIS dan foreign terrorist fighters," katanya.
"Menyerukan pentingnya nilai-nilai kemajemukan, toleransi, dan moderasi untuk ditanamkan di dalam kehidupan masyarakat," tambahnya. (jor/hri)











































