KPK: Laporan Diam-diam dari Said Didu Akan Segera Ditindaklanjuti

KPK: Laporan Diam-diam dari Said Didu Akan Segera Ditindaklanjuti

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2015 13:38 WIB
KPK: Laporan Diam-diam dari Said Didu Akan Segera Ditindaklanjuti
Wakil Ketua KPK Zulkarnain (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Staf ahli Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menyampaikan sejumlah laporan ke KPK pada Jumat (20/11) kemarin. Salah satu hal yang diadukan terutama mengenai skandal kasus 'Papa Minta Saham' yang tengah hangat diperbincangkan.

Wakil Ketua KPK Zulkarnain menyebut laporan yang dilakukan Said Didu itu secara diam-diam. Zul menegaskan KPK akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

"Itu bisa ada laporan tanpa laporan, melalui proses yang silent. Kita dengar, aturan-aturannya bagaimana, etika maupun hukum. Dia domainnya, ada hal yang tidak benar, secara hukum bagaimana, kalau ketentuan etika bagaimana," kata Zul di Hulu Cay Camp, Ciawi, Bogor, Sabtu (21/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Zul, KPK akan menelaah laporan yang disampaikan Said Didu. Nantinya, setelah melewati pendalaman dan kajian, baru bisa disimpulkan apakah ada tindak pidana dalam laporan yang dilayangkan.

"Dari informasi berbagai sumber, kita telaah dulu, kita kumpulkan, hasil analisa bagaimana. Lebih bagus KPK mendengar masukan-masukan menelaah lebih dalam," jelas Zul.

Said Didu mendatangi KPK kemarin pagi. Namun, saat ditanya soal kedatangannya ke KPK, Said enggan menjelaskan secara pasti. Ia berseloroh, dirinya hanya menumpang merokok. Namun Said mengaku dirinya mendatangi ruangan Pengaduan Masyarakat (Dumas).

"Karena di sana yang ada ruangan merokoknya," kata Said sambil tertawa ringan.

Ia lantas menegaskan bahwa kunjungannya ke KPK hanya untuk bertemu temannya tanpa merinci siapa teman yang dimaksud. Said sempat menanyakan tentang Petral kepada temannya yang bekerja di KPK itu.

"Saya ketemu teman saya. Kan banyak teman saya di sana. Saya tanya, karena kebetulan teman, Petral gimana? Enggak masuk katanya," ujarnya. (kha/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini