Wakil Ketua KPK Zulkarnain menyebut laporan yang dilakukan Said Didu itu secara diam-diam. Zul menegaskan KPK akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut.
"Itu bisa ada laporan tanpa laporan, melalui proses yang silent. Kita dengar, aturan-aturannya bagaimana, etika maupun hukum. Dia domainnya, ada hal yang tidak benar, secara hukum bagaimana, kalau ketentuan etika bagaimana," kata Zul di Hulu Cay Camp, Ciawi, Bogor, Sabtu (21/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari informasi berbagai sumber, kita telaah dulu, kita kumpulkan, hasil analisa bagaimana. Lebih bagus KPK mendengar masukan-masukan menelaah lebih dalam," jelas Zul.
Said Didu mendatangi KPK kemarin pagi. Namun, saat ditanya soal kedatangannya ke KPK, Said enggan menjelaskan secara pasti. Ia berseloroh, dirinya hanya menumpang merokok. Namun Said mengaku dirinya mendatangi ruangan Pengaduan Masyarakat (Dumas).
"Karena di sana yang ada ruangan merokoknya," kata Said sambil tertawa ringan.
Ia lantas menegaskan bahwa kunjungannya ke KPK hanya untuk bertemu temannya tanpa merinci siapa teman yang dimaksud. Said sempat menanyakan tentang Petral kepada temannya yang bekerja di KPK itu.
"Saya ketemu teman saya. Kan banyak teman saya di sana. Saya tanya, karena kebetulan teman, Petral gimana? Enggak masuk katanya," ujarnya. (kha/dhn)










































