Lewat program pelatihan bela negara, Said meminta para santri dan TNI bersatu agar gerakan ISIS tidak masuk ke Indonesia. "Tunjukan TNI dan santri bersatu membela NKRI. Jangan sampai kita biarkan ISIS masuk Indonesia," ujar Aqil usai melepas ribuan Pelayaran santri bela negara,di Markas Kolilanmil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (21/11/2015).
Ia mengingatkan bahaya ISIS sebagai teroris karena berani membawa nama Islam dalam propagandanya. "Demi Allah, apa yang dilakukan ISIS bukan Islam. Ajaran mereka bertentangan dengan Islam. Islam adalah agama yang membawa rahmat, Islam anti kekerasan apalagi teroris. Kita harus paham ISIS bukan gerakan Islam," paparnya.
Pelepasan Pelayaran Santri Bela Negara (Foto: Edward) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Santri Bela Negara (Foto: Edward) |
Ribuan santri akan mendapat pelatihan wawasan kebangsaan sambil berlayar selama 3 hari di atas KRI Banda Aceh dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Surabaya. Program bela negara ini diharapkan mampu mewujudkan bersatunya TNI dan santri dalam mempertahankan NKRI. (edo/aan)












































Pelepasan Pelayaran Santri Bela Negara (Foto: Edward)
Santri Bela Negara (Foto: Edward)