"Program ini dianggap subsidi charity, ternyata uang ini kembali langsung Rp. 18,6 triliun dalam hal ini untuk konstruksi rumah sakit," kata Fachmi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2015).
Fachmi juga menjabarkan mengenai capaian Kartu Indonesia Sehat. Dari target 86,4 juta kartu, saat ini sudah ada 55,5 juta yang sudah terdistribusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu menyebutkan bahwa BPJS Kesehatan berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja. Sebanyak Rp 4,3 triliun dialokasikan untuk merekrut tenaga kesehatan.
"Pemerintah menginginkan tahun depan iuran Rp 23.000 maka akan ada suntikan. Kita juga belum berpikir untuk menaikan harga," ungkap Fachmi.
Presiden Joko Widodo lewat keterangan tertulis meminta kepada Direksi BPJS Kesehatan agar melakukan upaya-upaya penyiapan transformasi dengan sebaik-baiknya agar bekesinambungan.
"Sehingga program JKN/KIS tetap dapat berlangsung secara normal dalam masa pergantian Direksi dan Dewan Pengawas tersebut," kata Presiden ketika menerima Direksi BPJS Kesehatan.
(miq/fdn)











































