Ahok Marah Honor Programmer Selangit, Kadisdik: Nggak Ada Motif Mau Nyolong

Ahok Marah Honor Programmer Selangit, Kadisdik: Nggak Ada Motif Mau Nyolong

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Jumat, 20 Nov 2015 17:05 WIB
Ahok Marah Honor Programmer Selangit, Kadisdik: Nggak Ada Motif Mau Nyolong
Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan Arie Budiman memastikan tidak ada motif 'mark up' di balik honor programmer yang selangit sehingga membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) naik pitam. Namun, ia mengaku ada kesalahan dalam penghitungan honor.

"Itu ada kesalahan dalam penghitungan yang harusnya bisa lebih efisien. Biasanya semua pada copy paste saja sehingga enggak pas. Harusnya hanya apa, tapi ditulisnya programmer," kata di sela rapat dengan Badan Anggaran di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2015).

Ia menjelaskan programmer ini pekerjaannya terkait ujian nasional, databse,Β  dan pengolahan data.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai keluhan Ahok yang menyatakan honor itu tinggi, ia pun mengakui kesalahan saat menginput data. Menurut dia, seharusnya honor programmer hanya dihitung berdasarkan jam kerja dan hari kerja.

"Harusnya enggak dikali-kali gitu, harusnya orang kali jam kali hari. Jadi ini faktor pengkaliannya. Tapi enggak adalah motif mau nyolong nyolong, sekarang kan semakin transparan," pungkasnya.

Sebelumnya, saat mengevaluasi anggaran per dinas-dinas, pada Dinas Pendidikan ia menemukan anggaran 'honor programmer' yang diberikan pada seseorang dengan nilai hingga Rp 57 juta untuk 6 hari kerja. (aan/nrl)


Berita Terkait