"Kita dorong kerja MKD putar rekaman diperdengarkan ke seluruh TV dalam sidang terbuka biar masyarakat menilai yang bermain dan nakal," ujar Bambang di gedung K2, Senayan, Jakarta, Jumat (20/11/2015).
Bamsoet pun meminta agar MKD berani memanggil pihak-pihak terkait yang diduga ikut dalam pertemuan. Pemanggilan ini dilakukan sebagai untuk meminta klarifikasi dalam persoalan ini.
Sebelumnya, Bambang meminta Novanto tak diberi sanksi berat. Entah bermaksud menyindir atau tidak, namun Bambang menyebut Novanto masih belajar jadi pimpinan DPR.
"Kita minta MKD bijaksana tidak memberikan sanksi yang berat kepada Novanto. Lalu apalagi, kita mengimbau kawan-kawan fraksi lain agar bisa memahami posisi Novanto baru jadi pimpinan setahun. Jadi masih belajar," ujar Bambang. (hty/tor)











































