"Iya tadinya kita pengin swakelola yah, karena kalau lelang pemenangnya itu lagi, itu lagi. Tapi kan kita terbentur aturan, enggak bisa swakelola untuk pengadaan tanaman. Jadi akhirnya dengan lelang," kata Ratna di sela rapat Badan Anggaran (Banggar) di gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2015).
Ia mengakui sistem lelang bisa jadi ajang permainan perusahaan-perusahaan besar. Namun, Ratna pernah mengajukan pengadaan pohon untuk masuk dalam e-katalog LKPP tetapi dinyatakan tak bisa. "Karena kalau tanaman kan ada diameter batang dan sebagainya yang terus tumbuh jadi tidak ada ukuran bakunya seperti mobil," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok sebelumnya mengeluhkan penyusunan anggaran di Dinas Pertamanan yang kacau balau. Ia juga menemukan skema penunjukan langsung dalam swakelola pembelian bunga sebesar Rp 200 juta. (aan/nrl)










































