Kisah tak Terduga Bupati Dedi Gowes dan Bertemu Pengemis Tua

Kisah tak Terduga Bupati Dedi Gowes dan Bertemu Pengemis Tua

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jumat, 20 Nov 2015 13:33 WIB
Kisah tak Terduga Bupati Dedi Gowes dan Bertemu Pengemis Tua
Foto: Triono Wahyu S/detikcom
Purwakarta - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kerap kali berperilaku spontan. Saat gowes, ia bertemu dengan pengemis tua. Pucuk pimpinan Purwakarta itu lantas memberi uang Rp 3 juta untuk modal usaha.

Peristiwa ini terjadi saat Dedi mengajak tim detikcom bersepeda melihat suasana Purwakarta, Kamis (19/11/2015) sekitar pukul 12.00 WIB. Acara bersepeda ini berawal dari kantor bupati. Genjotan Dedi terhenti pada jarak 50 meter dari gerbang. Ia menghampiri pengemis yang berjalan berlawanan arah dengannya.

(Foto: Triono Wahyu S/detikcom)

Dalam bahasa Sunda, Dedi bertanya kabar perempuan pengemis itu. Dia bilang akan memberikan uang Rp 3 juta dengan syarat perempuan itu tidak berada di jalanan. Perempuan renta itu mengiyakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak sekali ini saja Dedi turun tangan membantu warga. Pada pertengahan tahun ini, dia bersama pejabat Pemkab datang ke rumah Cepi Wahdan (16) di Kampung Suren, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Maniis, Purwakarta. Cepi yang menderita kanker kulit stadium 4 ini disebut-sebut memang ingin bertemu Dedi.

Dedi datang dengan berjalan kaki sejauh 3 km. Dia membawa 3 ekor kambing. Cerita lengkap peristiwa ini bisa diklik di sini.

Kembali ke soal pengemis tua, Dedi berteriak memanggil anggota Satpol PP yang berjaga di pos gerbang. Dia minta si pengemis diurusi dan diberi uang. Si anggota Satpol PP mengangguk sambil membawa pengemis berteduh dari terik matahari.

(Foto: Triono Wahyu S/detikcom)

"Dia sudah pernah diberi uang Rp 2 juta untuk modal usaha, tapi nggak tahu kenapa gagal," kata Dedi sambil meneruskan menggenjot sepeda. Beberapa warga kembali menyapanya.

Di sepanjang jalan, Dedi bercerita tentang kehidupan warga Purwakarta. Ia juga menunjukkan lokasi pembangunan arena bermain yang berjarak 300 meter dari kantor bupati. Juga soal rencana-rencana besar lainnya. Di museum, Dedi berhenti lalu mengajak tim detikcom menikmati koleksi museum selama hampir 1 jam. (try/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads