"Dari 6 bandara itu untuk percepatan pembangunan wilayah di pegunungan, pemerintah membuat terobosan awal membangun Bandara Sabaham dengan runway 120 meter sampai 150 meter yang berfungsi sebagai simpul untuk mendukung distribusi barang," kata Ones.
Ones menyampaikan itu di hadapan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan anggota Komisi V DPR RI Ellion Numberi yang melakukan kunjungan ke Yahukimo, Kamis (19/11/2015). Pertemuan digelar di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.
Sebagai kabupaten paling timur atau paling ujung, Ones menjelaskan, Yahukimo memiliki 400 ribu penduduk yang tersebar di 51 distrik, 517 kampung dengan satu kelurahan. Selain itu, kabupaten ini juga dikelilingi oleh 9 kabupaten lain di daerah timur Indonesia itu.
"Kabupaten Yahukimo ke depan adalah juga untuk kabupaten/kota yang lain. Sebab ketergantungan kabupaten/kota yang lain ada di sini," sambungnya.
Selain soal bandara pengumpan, Bandara Nop Goliat Dekat saat ini juga tengah dalam pembangunan. "Kami meminta kepada Bapak Menteri dan Anggota Komisi V untuk merealisasikan rute penerbangan Senati-Dekai dan Dekai-Sentani untuk penerbangan Wings Air dan Garuda dengan type pesawat ATR 500 atau ATR 600," ujar Ones.
Menanggapi hal itu, Jonan mengungkapkan bahwa pembangunan dan sistim keamanan sangat penting agar maskapai bersedia mendarat di bandara tersebut. Salah satunya adalah sekeliling kawasan bandara harus dipasang pagar.
"Soal bandara ini ya, runway 2500 meter saja, nggak usah 3000 meter. Pagar dan x-ray harus ada," ujar Jonan.
"Penting untuk dipagar Pak. Karena kalau nggak, pesawat nggak ada yang mau masuk. Kalau keamanan nggak bisa dijamin, ini pembangunan nggak ada gunanya," sambung Jonan.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Ellion Numberi meminta kepada pihak terkait agar bandara dibangun sesuai dengan rencana ke depan yang telah dirancang. Selain soal landasan, pembangunan terminal juga perlu untuk dilakukan.
"Percepatan pembangunan Bandara Sabaham itu penting untuk dilakukan. Sebab itu bandara alternatif untuk masyarakat pegunungan.
Komisi V akan mendukung dan mohon dibangun sesuai arahan Pak Menteri," tandas anggota dewan yang berasal dari dapil wilayah tersebut. (idh/imk)











































