"Kita akan berbincang-bincang sekitar 10 menit lalu saya ingin mengajak semuanya berkeliling. Gedung ini baru dibangun 4 tahun lalu dan kami sangat bangga untuk menunjukkannya," kata Jasper Tsang di ruangan pertemuan yang beralamat di Legislative Council Complex, 1 Legislative Council Road, Central, Hong Kong, Kamis (19/11/2015).
Dari rombongan tim MPR yang ikut mendampingi Oeso yaitu Mahyudin (Wakil Ketua MPR), Abdul Kadir Karding (PKB), Abdul Malik Haramain (PKB), M Idris Laena (Golkar), Hermanto (PKS), Zainut Tauhid (PPP) dan Djoni Rolindrawan (Hanura) serta dari kelompok DPD yaitu Djasarmen Purba, Delis Jukarson Hehi dan Eni Sumarni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Saya tahu kita punya masalah dengan aksi demokrasi, saya rasa kita sudah masuk ke dalam sistem baru dengan publik. Kami ingin memastikan bahwa kita masih mempunyai koneksi yang kuat dengan kalian semua," kata Oeso.
Setelah itu, delegasi diajak menuju ke ruang rapat atau bila dibandingkan dengan DPR/MPR Indonesia maka seperti dengan ruang paripurna. Hanya perbedaannya, anggota Legco hanya berjumlah 70 orang.
"70 orang itu dibagi menjadi 2. 35 orang dipilih melalui pemilihan sesuai dengan daerahnya, ada 5 daerah di Hong Kong. Lalu 35 lagi sesuai dengan profesi, ada pengacara, dokter, akuntan dan sebagainya," kata Jasper Tsang.
"Semua peraturan dibuatnya di tempat ini, jadi dalam pertemuan ini juga kita akan membahas anggaran. Jadi setiap tahun, chief executive akan memberikan laporan, akan datang untuk menjawab pertanyaan legislatif," lanjutnya.
![]() |
Delegasi kemudian berkeliling gedung. Ada ruangan untuk konferensi pers di mana terdapat sejumlah microphone dari media setempat yang sudah terpasang. Lalu mereka juga sempat berfoto bersama di bagian depan gedung.
Kegiatan berlangsung hangat. Bahkan Jasper Tsang sempat berpura-pura menyodorkan microphone untuk mewawancari Oeso. Para anggota lainnya pun tertawa renyah.
![]() |
Di akhir pertemuan, Oeso menyempatkan diri untuk mengundang Jasper Tsang untuk ke Indonesia. Namun Jasper Tsang membalasnya dengan sedikit bercanda.
"Ya kalau saya masih di sini (sebagai President of Legco). Kalau tidak ya nanti saya ke sana sebagai turis saja," kata Jasper Tsang yang disambut tawa delegasi MPR dan sejumlah anggota Legco. (dhn/imk)














































