"Yang paling penting, pertama adalah memiliki integritas," kata Ruki di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11/2015).
Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin. Ruki melanjutkan, poin integritas bisa dilihat dari rekam jejak calon pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan tua, tapi dewasa," kata dia.
"Kedua, memiliki interpersonal relationship yang bagus. Mampu membangun komunikasi yang bagus," tutur Ruki.
Menurutnya, pimpinan KPK kelak perlu berkemampuan menjalin komunikasi yang ciamik, termasuk komunikasi dengan anggota DPR, kementerian, dan lembaga negara.
"Dengan demikian Pimpinan KPK ke depan tidak memperlakukan partnernya sebagai suspect, calon tersangka, ya maaf rasanya males juga," tutur Ruki.
Ini merupakan rapat terakhir periode kepemimpinan KPK 2012-2015 dengan Komisi III DPR. Soalnya, KPK harus berganti pimpinan, maksimal pada 16 Desember mendatang. Ruki berucap terkait hal ini.
"Kalau lewat (tanggal 16 Desember), ada faktor hukum nanti di dalamnya," kata Ruki. (dnu/dra)











































