Melihat Bandara Kuabang Kao yang Ada Bunker dan Lorong Tanah

Melihat Bandara Kuabang Kao yang Ada Bunker dan Lorong Tanah

Idham Kholid - detikNews
Kamis, 19 Nov 2015 13:22 WIB
Melihat Bandara Kuabang Kao yang Ada Bunker dan Lorong Tanah
Foto: Idham Khalid
Halmahera Utara - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan hari ini memantau sejumlah bandara udara di kawasan Indonesia Timur. Bandara pertama yang dikunjungi yaitu Kuabang Kao, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Dengan didampingi Penjabat Bupati Halmahera Utara Haji Umral Lengasa, anggota Komisi V DPR RI Ellion Numberi dan Jazilul Fawaid beserta jajaran jajaran Kemenhub, Jonan melihat sejumlah titik area itu, Kamis (19/11/2015).

Bandara Kuabang Kao merupakan bandara kecil yang dalam sehari hanya ada dua penerbangan. Yaitu dari dan ke Manado, Sulawesi Utara. Dalam kesempatan itu, Kepala Bandara Udara Hadi Setiawan juga memaparkan konsep rancangan design pembangunan bandara ke depan.

"Saya pikir terminalnya diperbaiki, segera. Lalu juga Persiapan pembangunan terminal baru. Mungkin 2 -3 tahun. Runway diperpanjang karena ada tanahnya saya pikir boleh, (saat ini) 1.800 meter," kata Jonan di lokasi.

"APBD juga sekarang lagi proses pembangunan sampai 2.000 meter, nanti kita carikan anggaran biar sampai 2.250 meter, sehingga Bandara Kuabang Kao bisa meskipun ini masih sepi ya, bisa digunakan juga emergency kalau misalnya Bandara Ternate ada gangguan, bisa (mendarat) di sini," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandara Kuabang Kao juga memiliki daya tarik sejarah. Pasalnya, di area itu di antara terminal dan runway terdapat Bunker atau lorong tanah yang berada di pinggir landasan pacu. Bunker itu dahulu dipergunakan untuk persembunyian Panglima Tinggi Jepang dari serangan sekutu dahulu.

Sementara itu, seorang warga bernama Rahmat mengatakan berharap pemerintah terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan pelayanan perhubungan udara bagi masyarakat.

"Pak Jonan Menteri Perhubungan pertama yang berkunjung kemari. Kami warga berharap pembangunan bandara terus dilakukan," tandasnya.

(idh/dra)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads