Rizal Ramli yang baru beberapa bulan masuk kabinet kerja ini mengungkap sembilan bulan pertama pemerintahan Jokowi-JK tidak optimal karena hanya sedikit menteri yang ditunjuk langsung Presiden. Sisanya ditunjuk oleh parpol, dia menyebut di antara menteri usulan parpol ada menteri yang kompetensinya KW 2.
"Kabinet 9 bulan pertama Pak Jokowi, yang ditunjuk 2-3 menteri yang langsung dari Presiden. Sisanya merupakan usulan tokoh-tokoh politik di Indonesia yang visinya masih simpang siur, dan kompetensinya KW 2 atau KW 3," ungkap Rizal dalam paparannya di acaraย Core Economic Outlook 2016 di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Rizal melanjutkan, setelah reshuffle pertama dilakukan dan dirinya masuk kabinet mulai ada perbaikan. Sehingga kondisi ekonomi mulai meningkat.
"Pada Agustus, Jokowi melakukan reshuffle pertama, dia pilih orang-orangnya sendiri dalam bidang politik, keamanan, ekonomi. Bapak Ibu bisa lihat harapannya tadinya ekonomi merosot, saat orang sudah kehilangan harapan sekarang berbalik jadi ekspektasi positif," papar Rizal.
Lalu apakah sampai saat ini masih ada menteri KW 2 di kabinet Jokowi? Rizal tak gamblang bicara siapa menteri KW 2 yang tersisa, namun dia yakin pada saat reshuffle kabinet jilid II nanti pemerintahan Jokowi-JK bakal semakin optimal karena sudah bersih dari menteri KW 2 dan KW 3.
"Mungkin sebelum akhir tahun ada reshuffle jilid II, Jokowi akan lebih menentukan menteri politik dan ekonomi, dari situ kemudian tren balik arah akan berlanjut lebih kuat pada 2016," pungkasnya.
(van/nrl)











































