Berdasarkan transkrip yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD DPR, terungkap beberapa kali Novanto dan Reza Chalid membawa-bawa nama Luhut terkait negosiasi kontrak dan saham Freeport. Pertemuan antara Novanto, Reza Chalid, dan Maroef itu dihelat di sebuah hotel di kawasan Pacific Place 8 Juni 2015 lalu pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Pertemuan itu adalah pertemuan ketiga kalinya.
Nama disebut sejak awal percakapan. Di awal percakapan Novanto yang pertama kali menyebut-nyebut nama Menteri ESDM, Presiden Jokowi dan Luhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan itu tidak dibantah oleh Setya Novanto, namun Ketua DPR ini membantah mencatut nama Presiden, Wapres, dan juga Luhut untuk bagi-bagi saham Freeport.
Selanjutnya pengusaha Reza Chalid dan Novanto berkali-kali menyebut nama Luhut. Seperti Reza yang menyebut Luhut pernah bicara dengan bos Freeport-McMoRan, James Robert (Jim Bob).
"Pak Luhut itu pernah bicara saja Jim Bob di...," kata Reza Chalid dalam transkrip itu kemudian disambung oleh Novanto "Ini...di Amerika."
Menjelang akhir pembicaraan Novanto juga membawa-bawa nama Luhut, ia menyebut mereka bertiga selalu menyelesaikan urusan bersama-sama.
"Jadi kalau pembicaraan Pak Luhut dan Jim di Santiago, empat tahun yang lampau itu dari 30% itu 10% dibayar akai deviden...Ini menjadi perdebatan sehingga menganggu konstalasi...Ini begitu masalah cawe-cawe itu Presiden nggak suka, Pak Luhut dikerjain kan begitu kan...nah sekarang kita tahu kondisinya. Saya yakin juga, karena Presiden kasih kode begitu, berkali-kali segala urusan yang kita titipkan ke Presiden selalu kita bertiga, saya, Pak Luhut dan Presiden, setuju saja sudah. Saya ketemu Presiden, cocok. Artinya dilindungi keberhasilan semua ya. Tapi belum tentu bisa dikuasai menteri-menteri Pak yang gini-gini," kata Novanto.
Luhut telah membantah semua pernyataan Novanto dan Reza Chalid dalam transkrip itu. Luhut juga menyampaikan dirinya tidak tahu dan tidak pernah terlibat dalam urusan pembicaraan dengan Freeport.
"Mengenai saya sendiri, saya tidak pernah terlibat dalam urusan-urusan semacam itu. Saya sudah selesai dengan diri saya," terang Luhut dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (19/11/2015).
Luhut menegaskan dirinya tak setuju ada negosiasi semacam itu. "Saya tidak setuju itu dilakukan negosiasi dan memberikan saham kepada siapapun,"Β kata Luhut yang tak akan mengambil langkah hukum ini.
Berikut transkrip selengkapnya:
![]() |
![]() |
![]() |
(van/nrl)














































