"Kalau (transkrip) itu saya melihat ada beberapa yang enggak utuh dari awal sampai akhir. Nanti pada saatnya akan saya sampaikan keutuhannya. Karena kita juga meremind kembali dengan teman saya yuk kita duduk, pikirkan kembali kecurigaan-kecurigaan Pak Reza," ujar Novanto dalam wawancara di kediamannya Jaksel, Kamis (19/11/2015).
"Ternyata ini terbukti. Nyatanya ini ada begini. Wah, saya berterimakasih ternyata Anda punya penjelasan, saya membenarkan ada transkrip yang beredar yang tentu tidak utuh," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga jika ada transkrip, bagi Novanto itu bisa membuktikan peristiwa yang sebenarnya sebagaimana yang dia paparkan. Dia siap memberikan klarifikasi ke MKD jika dibutuhkan.
"Saya kan sejak awal sudah mengatakan sangat menghormati MKD. MKD harus bekerja dengan baik, profesional dan dengan fungsi dan tugasnya harus melakukan yang terbaik. Ini adalah MKD dan ke depan kita berharap bisa meberikan sesuatu klarifikasi," ujarnya.
Lantaran meyakini bahwa pertemuan itu tidak melanggar kode etik anggota dewan, Novanto mengatakan bisa saja melaporakan balik pihak-pihak yang merugikan namanya. "Ya, yang jelas saya sudah menyerahkan semuanya kepada pihak yang saya percaya untuk menindaklanjuti," ujarnya.
"Tapi saya menyerahkan kepada publik untuk menilai masalah ini," imbuhnya.
(bal/hri)











































