Jubir Uber Indonesia Tanggapi 12 Armada Uber yang Kena Razia

Jubir Uber Indonesia Tanggapi 12 Armada Uber yang Kena Razia

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 18 Nov 2015 21:38 WIB
Jubir Uber Indonesia Tanggapi 12 Armada Uber yang Kena Razia
Foto: Ilustrasi mobil Uber diamankan (Hardani/detikcom)
Jakarta - Selasa (17/11) kemarin jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menindak armada pemakai aplikasi Uber. Sebanyak 12 armada didapatkan setelah digelar operasi di 5 titik di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Saat itu petugas mengamankan sebanyak 5 unit mobil di Hotel Borobudur, 3 unit di sekitar Wisma Antara, 2 unit di sekitar gedung MNC dan 2 unit lainnya di sekitar La Piazza. Akhirnya mobil-mobil tersebut dikandangkan di Pulogebang, Cakung.

Karun Arya selaku juru bicara Uber di Indonesia menanggapi razia ini dengan menjelaskan kembali soal komitmen Uber. "Uber tetap menaruh komitmen penuh untuk bekerja sama secara erat dengan pihak berwenang di Indonesia dalam membangun solusi panjang guna menempatkan keselamatan dan kepentingan dari pengemudi serta pengendara dalam skala prioritas dan terpenting," ucap Karun Arya kepada detikcom, Rabu (18/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karun melanjutkan bahwa dalam razia tersebut tidak ada mitra pengemudi yang ditahan. Dan razia tersebut dianggapnya dalam jumlah yang tidak signifikan dari kendaraan mitra Uber. Karun kembali menjelaskan bahwa Uber bukan perusahaan taksi atau perusahaan transportasi.

"Uber adalah perusahaan teknologi. Uber tidak memiliki, mengoperasikan kendaraan atau mempekerjakan pengemudi manapun," ujar Karun. Dia menambahkan bahwa aplikasi Uber hanya mempertemukan permintaan penumpang dengan mitra pengemudi dari perusahaan penyewaan transportasi yang berizin ataupun koperasi.

(khf/kff)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads